3!

Jadi kapan kita nikah?

Haha. jauh dari romantisme yang disuguhkan hampir di setiap drama.

Tanpa cincin, bunga atau  tempat makan fancy yang menyuguhkan menu berporsi sedikit.

Mau tema apa?

Mau menu apa?

Mau undangan gimana?

dan segala bla bla bla persiapan pernikahan kami bahas seperti sedang membahas proyek lapangan.

Pake berantem? ya iyalah, mana seru persiapan pernikahan tanpa drama.

Jam 5 pagi di gedung pernikahan, 20 November 2011

Saya menghela nafas panjang, mengosongkan pikiran dan menyiapkan hati.

Saya akan menjadi seorang istri.

Jam 5 pagi di tanggal 20 November 2014

Geliat serta rengekan dari mulut kecil menyita perhatian saya.

Menggendong anak, memeriksa masakan di slow cooker, sambil menggoreng.

Tak lama saya harus memandikan Harsya lalu mandi dan bersiap.

Masih berlanjut dengan cek radiator mobil lalu memanaskan mesin.

Saya sudah menjadi istri dan ibu sekarang.

Kehidupan kami masih jauh dari romantisme yang biasa disuguhkan drama.

Hari ini ketika saya mengucapkan “selamat ulang tahun pernikahan” suami saya hanya menjawab “iya sayang”. Itu saja…

Tapi siapa yang butuh kata ketika perbuatan, pelukan bahkan meski kami terpisahkan jarak 150km saya tidak pernah merasa kehilangan.

Selamat menjadi 3!

-ayah, ibu, dan harsya-

004386 07 4R

Author: Nina Lestari

Daughter, Sister, Lover, Worker, Fighter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s