Berhenti Memompa ASI

Hari pertama di kantor dan hari pertama berhenti memompa asi di kantor seperti yang sudah saya niatkan sebelum libur lebaran. Keputusan berhenti ini karena Harsya sudah tidak mau minum ASIP, stok di kulkas banyak dan  didonorkan belum ada yang mau juga. ASI saya Alhamdulillah masih banyak dan semoga selalu cukup sampai saatnya Harsya disapih nanti.

Rasanya hari pertama tidak memompa ASI adalah aneh, hehe..karena saya biasa menghilang jam 10-11 dan jam 3-4, lalu biasa membawa cooler bag berserta peralatan perang lainnya. Sekarang ke kantor cukup pake tas kecil saja, pulang kerja bisa langsung main dengan Harsya, pagi-pagi tidak perlu juga menyiapkan semua peralatan memompa ASI.

Berhenti memompa ASI ini bukan tanpa masalah, karena tadi pagi saja saya sudah merasa payudara super penuh dan akhirnya saya perah sedikit untuk mengurangi rasa sakitnya pulang kerja juga saya perah karena terlalu penuh. Pelan-pelan juga saya yakin pasti badan ini menyesuaikan kebiasaan baru seperti dulu ketika saya mulai menabung ASIP sedikit demi sedikit sampai suami bela-belain beli kulkas yang freezernya lebih besar.

Selamat beristirahat pompa asi Avent, botol dot Avent,  cooler bag Kalt, blue ice Rubbermaid dan seratus lebih botol kaca. Sampai bertemu lagi nanti ketika saya berkewajiban berusaha memenuhi hak anak saya lagi. Terimakasih sudah menemani selama hampir 11 bulan ini.

Author: Nina Lestari

Daughter, Sister, Lover, Worker, Fighter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s