Kepepet Marmet

Pasti udah banyak banget busui yang denger kata marmet. Saya ini termasuk yang udah denger, baca dan nyobain praktek tapi gagal terus. Banyak banget video marmet ditonton tapi kok ya hasilnya sama aja sehingga akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan breast pump. Andalan saya sampai saat ini masih Avent Philips manual dan Medela swing hinggga akhir tahun ini masa sewa Medela swing saya habis. Saya memang memutuskan untuk sewa Medela Swing dulu untuk tahu sejauh apa performance bp ini sedangkan yang Avent Philips memang membeli karena saya yakin dengan kualitasnya.

Hari ini saya sengaja berangkat agak siang karena Harsya tidak ada yang mengasuh dan untuk membawanya lagi ke kantor rasanya egois banget. Cuaca hari ini mendung dan hujan di setengah perjalanan menuju kantor. Dengan yakin saya menggantungkan cooler bag, menyampirkan tote bag dan berangkat mengendarai motor ke kantor. Bahkan saya sempat memasukan minuman kaleng ke cooler bag dan ternyata ketika sudah waktunya pumping… ZONK!! ternyata di cooler bag hanya ada 4 botol kaca, blue ice dan tuas pompa asi. Hahahaha…ini antara merasa bodor dan bingung sebetulnya. Lah terus gmn?

Saya : help
Saya: demi apa ini pompa asi aku ketinggalan
Saya : jadi aku cuma babawa cooler bag sama tuas breaspump aja

ajeng: marmet dong teh ah
ajeng: sini kursus sama aku

Emang ibu satu ini salah satu andalan saya untuk bertanya soal asi. Karena terdesak akhirnya saya memutuskan untuk mencoba lagi marmet. Terakhir saya marmet adalah ketika kami sekeluarga pergi keluar kota dan saya lupa untuk membawa pompa asi. Akhirnya saya coba marmet meski hasilnya tumpah kemana-mana dan pd sakit tapi lumayan daripada bengkak. Kemudian saya coba teknik marmet ini bahkan langsung ditampung di botol kacanya dan saya bisa dapat sekitar 150ml, dikira-kira aja sih soalnya kan botol kaca ga ada takarannya. 150 ml itu karena udah pegel dan leher saya yang masih sedikit kurang nyaman setelah kecelakaan kecil beberapa minggu lalu masih belum pulih. Saya langsung jumawa, bangga dengan pencapaian saya. Hahaha..akhirnya saya bisa teknik marmet ini karena kepepet. The power of kepepet emang biasanya menghasilkan sesuatu yang membahagiakan. Jadi keinginan membeli Medela Swing masih harus dipenuhi ga ya?

Author: Nina Lestari

Daughter, Sister, Lover, Worker, Fighter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s