Perihal Ngidam

getukTetiba saya pengen banget makanan ini malem tadi. Mendadak super cranky karena jelas-jelas keinginan saya ini sulit diwujudkan. Berhubung tinggal di ujung dunia Cijambe yang mana menurut orang-orang sebetulnya makanan ini bisa saya dapatkan di pasar Ujungberung tapi karena tadi malem memang harus drama disertai hujan dan petir yang lumayan menakutkan akhirnya saya mensugesti pikiran dengan “sabar ya ade bayi sayang, malem ini kita ga bisa makan getuknya. Ayah lagi pengajian, terus kan sekarang hujan mendingan sekarang kita makan nasi sama sambel goreng kentang aja biar kenyang” . Ternyata sedikit berhasil, makanan masuk dengan sukses tapi getuk itu tetap tidak terlupakan *halah

Sebetulnya selama hamil saya hanya mengalami 2 kali ngidam yang sampai menetes-netes air liur. Pertama jagung rebus, ini mudah sekali didapatkan karena ada mamang tukang jagung yang jualan di depan Giant Pahlawan tiap hari. Kedua, ya getuk lindri ini. Ini bayi tradisional sekali😀

Saya sms Umi nya anak ini tadi malem untuk bilang kalau malem-malem gini saya pengen makan getuk dan setelah sekian puluh menit balasan Umi nya adalah “Tokonya udah tutup, besok lagi aja. Sekarang mendingan bobo” Hiks… patah hati😦

 

Author: Nina Lestari

Daughter, Sister, Lover, Worker, Fighter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s