Hamil? Susah ya?

Saya ini perempuan yang cenderung tomboi, motor, ngebut, jalan kesana kemari, naek turun tangga, mindahin posisi barang-barang di rumah, geser lemari, ranjang dll itu sudah biasa dilakukan sendiri.

Dan setelah mengetahui bahwa saya positif hamil, yang saya tanyakan pertama kali ke dokter adalah “apakah saya masih boleh bawa mototr?” memang dokter mengatakan boleh, badan kamu yang akan tau batasannya sendiri. Jadilah saya dengan gagahnya berani bawa motor ke tempat kerja. Hari pertama aman, hari kedua tiba-tiba saya diserang ngantuk luar biasa dan pusing yang tidak bisa saya atasi sama sekali. Hari itu berujung drama, karena kebetulan berangkat dan pulang kerja bareng suami maka akhirnya suami mengantarkan saya menggunakan taksi. Dan sampai rumah saya segar bugar, padahal sebelumnay membuka mata saja sangat berat rasanya.
Hasilnya adalah dua hari saya tidak masuk kantor dan hanya tiduran sepanjang hari.

Sabtu kemarin saya kembali dengan gagahnya merengek pada suami untuk ikut belanja bulanan, dan tidak tanggung-tanggung saya minta belanja ke mall yang jaraknya 15km dari rumah saya pake angkot. Suami yang awalnya melarang akhirnya menyerah dan membiarkan saya ikut. Baru sejam saya minta ke suami untuk istirahat makan, lalu belanja dan berakhir di salah satu restoran cepat saji karena pusing.

Saya adalah orang yang kalau tidur itu cenderung motah (ga bisa diem ;Sunda). Posisi tidur favorit saya adalah setengah telungkup, peluk guling, kaki selumputan dibawah betis suami, dan tangan harus pegang anggota badan suami. Sekarang semalam saya dibuat tidak bisa tidur karene tentu keinginan pipis terus menerus ( ga hamil aja beser, sekarang lebih parah lagi) dan tenu saja saya tidak bisa tidur dengan posisi favorit. Si calon baby ingin saya tidur terlentang dengan kaki ditekuk. Padahal dari kecil Mamah mengajarkan untuk tidur menyamping, peluk guling, pake selimut dan tentu baca doa sebelum tidur.

Sepertinya calon bayi ini menarik rem mendadak. Biar tubuh saya tidak kelelahan dan lebih banyak istirahat. Tapi sayangku, Mama harus kerja untuk kamu untuk kita. Yang kuat ya, Nak. Mama juga akan menjaga kamu untuk merasa baik-baik saja didalam sana. Tapi tenang sayang, meskipun kamu ga suka kalau Mama makan tumis sayuran, Mama akan tetap minum jus sayur dan buah. We have to hit the green monster every day.

Kiss and hug, Mama dan Papa :-*

Berita bagus buat kamu, kemarin Abah cetak hasil USG kamu yang pertama. Abah mendorong kamu untuk narsis dari awal.

Author: Nina Lestari

Daughter, Sister, Lover, Worker, Fighter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s